Jumat, 24 Juli 2020

Interaksi Antar Ruang ( Pertemuan 1 Kelas VII )



BAB I 


MANUSIA, TEMPAT, DAN LINGKUNGAN 


APERSEPSI




Tahukah Anda apa kaitan antara manusia, tempat, dan lingkungan? Pada hakikatnya lingkungan sangat penting bagi kehidupan manusia. Segala yang ada pada lingkungan dapat dimanfaatankan oleh manusia untuk mencukupi kebutuhan hidup manusia, karena lingkungan memiliki daya dukung, yaitu kemampuan lingkungan untuk mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Lingkungan memiliki hubungan dengan manusia, khususnya lingkungan di negara kita Indonesia. lingkungan mempengaruhi sikap dan perilaku manusia, demikian pula kehidupan manusia akan mempengaruhi lingkungan tempat hidupnya. Faktor lingkungan (tanah,iklim,topografi,sumber daya alam) dapat menjadi pra kondisi bagi sifat dan perilaku manusia. Lingkungan menjadi salah satu variabel yang mempengaruhi kehidupan manusia. Manusia pun dapat mempengaruhi lingkungan demi kemajuan dan kesejahteraan hidupnya. Oleh karena itu untuk lebih memahami mengenai kaitan antara manusia, tempat dan lingkungan di Indonesia, marilah kita pelajari materi dan berbagai aktivitas yang terdapat pada bab ini. 


PENDALAMAN MATERI 


A. Pengertian Ruang dan Interaksi Antar ruang 

Pada hakikatnya setiap makhluk yang hidup di bumi ini memerlukan ruang untuk melangsungkan kehidupannya. Keterkaitan amtara ruang dengan interaksi ruang kaitanya sangat eratkarena mereka saling membutuhkan satu sama lain. Tanpa adanya ruang, manusia dan makhluk hidup lainya tidak dapat melangsungkan kehidupanya. Untuk lebih memahami mengenai ruang, berikut ini disajikan definisi ruang menurut para ahli. 

a. Newton 

Newton mengemukakan ruang sebagai suatu kuantitas mutlak yang ada dan tanpa mengindahkan keberadaan dari materi ruang 

b. Carr 

Menurut carr, ruang adalah tempat manusia melakukan aktivitas dan kehidupannya sehari-hari 

c. Jayadinata 

Jayadinata mendefinisikan ruang sebagai seluruh bagian dari pemukaan bumi, meliputi lapisan biosfer, tempat hidup makhluk hidup baik manusia, hewan, dan tumbuhan 

d. Samadi 

Menurut samadi, ruang adalah selurh komponen komponen lingkungan hidup yang saling mempengaruhi, berhubungan, dan bergantung 

e. Sumaatmadja. 

Sumaatmadja. menyatakan ruang sebagai bagian dari permukaan bumi yang terdiri dari tiga lapisan, darat, laut, dan udara 

Berdasarkan pendapat ahli di atas dapat bisa kita simpulkan bahwa ruang adalah tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan oleh makhluk hidup untuk tinggal. Ruang mencakupi berbagai hal diantaranya adalah udara, lapisan atmosfer, perairan(laut, sungai, dan danau), di bawah permukaan bumi (air dan tanah), dan batuan sampai pada lapisan tertentu yang menjadi sumber daya bagi kehidupan. Berbagai organisme atau makhluk hidup juga merupakan bagian dari ruang. Batas ruang adalah tempat dan unsur-unsur lainnya yang mempengaruhi kehidupan di permukaan bumi. 

Pada dasarnya setiap ruang yang ada di permukaan bumi memiliki ciri khas tertentu yang berbeda antara suatu wilayah dan wilayah lainnya. Tidak ada satu lokasi pun yang karakteristiknya sama persis antara satu dan lainnya. Karateristik inilah yang kemudian menciptakan keterkaitan antarruang di permukaan bumi. Indonesia sebagai suatu wilayah di permukaan bumi juga memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan wilayah lainnya. 

Dengan adanya perbedaan karakteristik ruang di permukaan bumi, maka setiap ruang dapat memiliki keterkaitan dengan ruang lainnya.Perbedaan karakteristik ruang tersebut menyebabkan adanya interaksi antarsatu ruang dengan lainnya, karena setiap ruang membutuhkan ruang lainnya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Contohnya, wilayah pegunungan umumnya merupakan penghasil sayuran, sedangkan daerah pesisir menghasilkan ikan laut. Penduduk daerah pantai membutuhkan sayuran dari daerah pegunungan dan sebaliknya penduduk dari daerah pegunungan membutuhkan ikan dari penduduk daerah pantai. Kedua wilayah kemudian saling berinteraksi melalui aktivitas perdagangan. 


Wujud dari interaksi sendiri berupa suatu proses yang sifatnya timbal balik dan mempunyai pengaruh terhadap tingkah laku, baik melalui kontak langsung atau tidak langsung. Interaksi melalui kontak langsung terjadi ketika seseorang datang ke tempat tujuan. Interaksi tidak langsung terjadi melalui berbagai cara misalnya dengan membaca berita, melihat tayangan di televisi dan lain-lain. Berikut adalah bentuk-bentuk interaksi antar ruang antara lain. 

a. Komunikasi 



Komunikasi adalah interaksi melalui perpindahan ide atau gagasan dan informasi, contohnya pengiriman informasi baik secara langsung maupun tidak langsung seperti membaca berita, melihat tayangan televisi, internet dan lain-lain. 

b. Transportasi 



Transportasi adalah interaksi melalui perpindahan barang atau energi, contohnya pengakutan barang, pergadangan dan lain-lain. 

c. Mobilitas Penduduk 



Mobilitas penduduk adalah Interaksi dalam bentuk pergerakan atau perpindahan manusia, contohnya emigrasi, imigrasi, transmigrasi, urbanisasi, perjalanan penduduk antar wilayah untuk bekerja atau wisata. 

Interaksi tersebut terjadi jika biaya untuk melakukan interaksi antar daerah asal dan tujuan lebih rendah dari keuntungan yang diperoleh. Contohnya, seorang yang pergi tempat kerja karena penghasilannya mampu menutupi ongkos yang dikeluarkannya. 










Terdapat beberapa kondisi saling bergantung yang diperlukan untuk terjadinya interaksi keruangan antara lain disebabkan sebagai berikut. 

a. Saling melengkapi (complementarity) 

Suatu keadaan atau kondisi saling melengkapi bisa terjadi jika ada wilayah wilayah yang berbeda jenis barang yang dihasilkannya. Misalnya, penduduk yang tinggal di wilayah pegunungan merupakan penghasil sayuran, sedangkan penduduk yang tinggal di wilayah pantai merupakan penghasil ikan. Penduduk yang tinggal di wilayah pegunungan membutuhkan ikan, sedangkan penduduk yang tinggal di wilayah pantai membutuhkan sayuran. Jika masing-masing memiliki kelebihan (surplus), maka penduduk yang tinggal di wilayah pegunungan melakukan interaksi dengan penduduk yang tinggal di wilayah pantai melalui aktivitas perdagangan atau jual beli. 


b. Kesempatan antara (intervening opportunity) 

Maksud dari kesempatan antara merupakan suatu lokasi yang menawarkan alternatif lebih baik sebagai tempat asal maupun tempat tujuan. Jika seseorang akan membeli suatu produk, maka ia akan memperhatikan faktor jarak dan biaya untuk memperoleh produk tersebut. Contohnya, Pembeli ikan yang tinggal di wilayah Bandung biasanya membeli ikan ke wilayah Cirebon, namun kemudian diketahui wilayah Subang yang juga penghasil ikan. Karena wilayah Subang jaraknya lebih dekat dan ongkos transportasinya lebih murah, para pembeli ikan dari wilayah Bandung akan beralih membeli ikan ke wilayah Subang. Akibatnya, interaksi antara wilayah Bandung dengan Cirebon melemah. 

c. Keadaan dapat diserahkan/dipindahkan (transferability) . 

Interaksi antar ruang tidak akan terjadi apabila biaya pengangkutan barang terlalu tinggi dibandingkan dengan keuntungannya, maka. Kemudahan transfer dan biaya yang diperlukan juga sangat tergantung pada ketersediaan infrastruktur atau sarana dan prasarana seperti jalan raya, jembatan, pelabuhan dan bandara yang menghubungkan daerah asal dan tujuan. Jalan yang rusak dan sulit untuk dicapai akan mengurangi kemungkinan terjadinya interaksi karena biaya untuk mencapainya juga akan lebih mahal. Sebagai contoh, seseorang akan menjual sayuran dari wilayah Indramayu ke wilayah Jakarta, namun jalan menuju wilayah Jakarta mengalami kerusakan, sehingga tidak bisa dilalui. Akibatnya, orang tersebut tidak jadi menjual sayuran ke wilayah Jakarta. 










Tidak ada komentar:

Posting Komentar