Letak
Geografis
Letak
geografis ialah letak suatu tempat dilihat dari kenyataannya di muka bumi atau
letak suatu tempat dalam kaitannya dengan daerah lain di sekitarnya. Letak
geografis sebagai batasnya disebut juga letak relatif karena posisinya
ditentukan oleh fenomena-fenomena geografis, misalnya gunung, sungai, lautan,
benua, dan samudra. Secara geografis, Indonesia terletak di antara Benua Asia
dan Benua Australia, serta di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Letak
geografis Indonesia yang demikian menempatkan Indonesia di posisi silang.
Akibatnya, Indonesia berada di jalur transportasi perdagangan yang ramai.
Dampak dari posisi silang tersebut menyebabkan Indonesia kaya akan keragaman
budaya dan suku bangsa.
Gambar:
Posisi silang Indonesia
Sumber:
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8F0b_7DLAZJfC6oTKT6RyaRY4BdR_gULhDY1w6xsnjz47KSKYlFHF_rc6A2BlNjMqVdjbFAbi5bdGGLedENHlJsomY58-KUkPercOFI0NZFRQ45b1bZvfRZIkRpszsAal6kF2gjLxrOY/s1600/posisi-silang.png
c. Letak Geologis
Letak
Geologis merupakan letak suatu tempat atau wilayah atau negara berdasarkan
susunan batuan yang ada dibumi. Letak geologis inilah yang menyebabkan wilayah
Indonesia banyak dijumpai gunung berapi, sehingga banyak wilayah di Indonesia
yang kesuburannya cukup tinggi. Namun perlu disadari pula bahwa letak geologis
yang demikian itu menyebabkan wilayah Indonesia rawan dengan bencana alam
seperti gunung meletus dan gempa bumi.
Manfaaat Letak Geografis
Bagaimanakah
manfaat letak geografis bagi Indonesia? Letak geografis Indonesia sangat
strategis karena menjadi jalur lalu lintas perdagangan dunia antaranegara dari
Asia Timur dengan negara-negara di Eropa, Afrika, Timur Tengah, dan India.
Kapal-kapal dagang yang mengangkut berbagai komoditas dari Cina, Jepang, dan
negara-negara lainnya melewati Indonesia menuju negara-negara tujuan di Eropa.
Indonesia juga dilewati jalur perdagangan dari Asia ke arah Australia dan
Selandia Baru.
Letak
geografis memberi pengaruh bagi Indonesia, baik secara sosial, ekonomi, maupun
budaya. Oleh karena menjadi jalur lalu lintas pelayaran dan perdagangan dunia,
bangsa Indonesia telah lama menjalin interaksi sosial dengan bangsa lain.
Interaksi sosial melalui perdagangan tersebut kemudian menjadi jalan bagi
masuknya berbagai agama ke Indonesia, seperti Islam, Hindu, Buddha, Kristen,
dan lain-lain. Indonesia yang kaya akan sumber daya alam menjual berbagai
komoditas atau hasil bumi seperti kayu cendana, pala, lada, cengkih, dan hasil
perkebunan lainnya. Sementara negara-negara lain seperti India dan Cina menjual
berbagai produk barang seperti kain dan tenunan halus, porselen, dan lain-lain
ke Indonesia.
Manfaat letak geografis Indonesia juga memberi
dampak yang merugikan. Budaya dari negara lain yang tidak selalu sesuai dengan
budaya Indonesia kemudian masuk dan memengaruhi kehidupan budaya bangsa
Indonesia, misalnya pergaulan bebas, kesantunan, dan lain-lain. Selain itu,
Indonesia juga rentan terhadap masuknya barang-barang terlarang, misalnya
narkoba dan barang-barang selundupan lainnya.
Guna melihat letak
wilayah Indonesia secara geografis, dapat dilihat di peta dunia sebagai
berikut.
1) Berdasarkan gambar tersebut dapat
diketahui secara geografis, wilayah Indonesia terletak di posisi yang strategis
dan menguntungkan karena beberapa alasan sebagai berikut.
a) Letak Indonesia di antara Benua Asia
dan Benua Australia.
b) Letak Indonesia di antara Samudra
Pasifik dan Samudra Hindia.
2) Beberapa keuntungan yang diperoleh
berdasarkan letak geografis Indonesia, antara lain sebagai berikut.
a) Indonesia yang terletak di antara dua
benua dan dua samudra memungkinkan menjadi persimpangan lalu lintas dunia, baik
lalu lintas udara maupun laut.
b) Indonesia sebagai titik persilangan
kegiatan perekonomian dunia, antara perdagangan negara-negara industri dan
negara-negara yang sedang berkembang. Misalnya antara Jepang, Korea, serta
Tiongkok dan negara-negara di Asia, Afrika, serta Eropa.
3) Perpaduan antara letak astronomis dan
letak geografis Indonesia tersebut menimbulkan kondisi sebagai berikut.
a) Matahari bersinar terus-menerus
sepanjang tahun.
b) Penguapan tinggi, sehingga kelembapan
juga tinggi.
c) Memiliki curah hujan yang relatif
tinggi.
d) Memiliki wilayah hutan hujan tropis
yang cukup lebat.
e) Memiliki dua musim, yaitu musim hujan
dan musim kemarau sebagai akibat pergerakan angin monsun.
(1) Angin monsun barat
Angin
monsun barat bertiup setiap bulan Oktober sampai Maret, saat kedudukan semu
matahari di belahan bumi selatan. Hal ini menyebabkan tekanan udara maksimum di
Asia dan tekanan udara minimum di Australia, maka bertiuplah angin dari Asia ke
Australia (tekanan tinggi ke rendah). Angin monsun barat melalui Samudra
Hindia, sehingga mengandung uap air yang banyak. Dengan demikian, pada bulan
Oktober sampai Maret, di Indonesia terjadi musim penghujan.
(2) Angin munson timur
Angin
bertiup mulai bulan April sampai September saat kedudukan semu matahari di
belahan bumi utara. Akibatnya, tekanan udara di Asia rendah dan tekanan udara
di Australia tinggi sehingga angin
bertiup dari Australia ke Asia. Angin tersebut melewati gurun yang luas di
Australia sehingga bersifat kering. Jadi, Indonesia pada bulan April – September
mengalami musim kemarau.
d. Letak Geomorfologis
Indonesia
merupakan negara yang banyak memiliki gunung api terutama gunung api dengan
tipe strato. Banyak di antaranya yang masih melakukan aktivitas secara aktif.
Banyaknya gunung menyebabkan wilayah Indonesia memiliki tanah yang subur,
sehingga Indonesia kaya akan berbagai jenis flora serta fauna. Hal ini ada
kaitannya dengan letak geologis Indonesia.
Letak
geografis adalah lokasi suatu wilayah yang ada pada bumi berdasarkan susunan
batuan yang ada pada suatu wilayah. Susunan lapisan pegunungan di Indonesia
erat hubungannya dengan sistem pegunungan yang ada di Indonesia. Daerah
Indonesia bagian barat dilalui oleh deretan Pegunungan Muda Mediterania,
merupakan bagian dari rangkaian Pegunungan Himalaya dengan sifat batuan basa.
Sedangkan daerah Indonesia bagian tengah dan timur merupakan deretan Pegunungan
Sirkum Pasifik dengan sifat batuannya asam.
1) Indonesia merupakan bagian dari dua
buah rangkaian pegunungan besar di dunia, yaitu rangkaian Pegunungan
Mediterania dan Sirkum Pasifik.
2) Indonesia terletak pada pertemuan
lempeng lithosfer, yaitu lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia, dan lempeng Pasifik.
3) Indonesia terletak pada tiga daerah
dangkalan, yaitu Dangkalan Sunda, Dangkalan Sahul, dan daerah laut pertengahan
Australia-Asiatis.
Selain
memiliki beberapa keuntungan posisi geologis, Indonesia juga memiliki dampak
-dampak sebagai berikut.
1) Kepulauan
Indonesia memiliki banyak gunung api yang aktif.
2) Laut
di bagian Indonesia barat dan lndonesia timur dangkal, di Indonesia tengah
lautnya dalam.
3) Indonesia
menyimpan banyak barang tambang mineral.
4) Wilayah Indonesia termasuk daerah yang
labil dan sering mengalami gempa bumi tektonik dan vulkanik.
5) Pegunungan di Indonesia merupakan
rangkaian pegunungan muda Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik.
e. Letak Maritim
Letak
Maritim merupakan letak suatu tempat ditinjau dari keadaan kelautan dan
sekitarnya, yaitu apakah tempat itu dekat atau jauh dari laut serta apakah
sebagian atau seluruhnya dilingkungi oleh laut, dan sebagainya.
Letak
maritim atau letak kelautan Indonesia sangat baik sebab wilayahnya yang
berbentuk kepulauan dikelilingi oleh tiga lautan besar, yaitu, bagian timur
Indonesia berhadapan dengan samudra pasifik, bagian selatan Indonesia
berhadapan dengan samudra hindia, dan bagian utara Indonesia berhadapan dengan
laut Cina Selatan. Dampak letak maritim bagi Indonesia, yaitu sebagi berikut.
1) Adanya usaha atau kegiatan dibidang
pelayaran, usaha dibidang perikanan, serta dibidang pelabuhan di wilayah
Indonesia
2) Indonesia memipunyai potensi ekonomi
besar unuk dikembangkan
3) Indonesia memiliki peranan penting
dalam suatu percaturan politik dunia.
Kerjakan dengan baik latihan soal berikut





Tidak ada komentar:
Posting Komentar