1. Dinamika Penduduk Asia
Asia
adalah benua terbesar dan paling padat penduduknya di dunia, terletak di bagian
timur dan utara. Benua ini mencakup 8,7% dari total luas permukaan bumi dan
terdiri dari 30% dari luas daratannya yang meliputi 50 negara yang tersebar
dari daratan luas Asia Kecil, Timur Tengah, hingga Samudera Pasifik. Sekitar
60% populasi dunia tinggal di Asia. Dengan sekitar 4,3 miliar orang, terdapat
60% dari populasi manusia dunia saat ini. Asia memiliki tingkat pertumbuhan
yang tinggi di era modern. Misalnya, selama abad ke-20, Populasi Asia hampir
empat kali lipat.
Berdasarkan
laporan PBB, hingga tahun 2050 Asia akan memimpin dalam laju pertumbuhan
penduduk. Populasi penduduk kota di Asia dari 1,9 miliar menjadi 3,3 miliar
orang. Pembengkakan besar jumlah penduduk akan menciptakan kesempatan baru
untuk memperbaiki mekanisme pendidikan dan pelayanan publik di Afrika dan Asia.
Hal ini disebabkan warga kian terfokus dan upaya untuk mempermudah mereka mengakses
pelayanan. Karena masih banyaknya
Negara-negara di asia yang tergolong miskin maka secara otomatis banyak pula
warga-warga di daerah tersebut yang tingkat kesehatannya rendah. Begitu juga
dengan pendidikan, masih banyak Negara-negara di asia yang tingkat pendidikan
penduduknya itu rendah karena itu tadi masih banyaknya Negara yang masuk
kategori miskin.
Gambar Piramida Penduduk China
Asia
memiliki kedua negara terpadat di perbatasannya : China dan India . Cina saat
ini merupakan negara yang paling padat penduduknya di bumi dengan perkiraan
populasi tahun 2013 dari 1357379000 . Ini menyumbang 31,69 % dari total
penduduk Asia . India tidak terlalu jauh di belakang dengan perkiraan populasi
1257476000 , akuntansi untuk 29,36% dari populasi benua tersebut. Diperkirakan
bahwa penduduk India akan melampaui Cina dengan 2028 , ketika masing-masing
negara akan memiliki populasi sekitar 1,45 miliar orang .
10 negara
teratas yang paling padat penduduknya di Asia adalah:
|
No. |
Nama negara |
Jumlah
penduduk |
|
1 |
Cina |
1357000000 |
|
2 |
India |
1257000000 |
|
3 |
Indonesia |
248400000 |
|
4 |
Pakistan |
183900000 |
|
5 |
Bangladesh |
154500000 |
|
6 |
Jepang |
127300000 |
|
7 |
Filipina |
98 juta |
|
8 |
Vietnam |
89700000 |
|
9 |
Iran |
76700000 |
|
10 |
Turki |
76 juta |
Gambar Penduduk India
Tingkat
pertumbuhan Asia sangat tinggi, empat kali lipat pada abad terakhir. Mengingat kekayaan
sumber daya dan berbagai ekologi dan biologi, itu adalah di posisi yang
sempurna untuk mendukung pertumbuhan ini juga. Sayangnya, pertumbuhan Asia yang
cepat dan pembangunan ekonomi yang cepat mengancam sumber daya yang terbatas
melalui ekspansi cepat, penghancuran kebiasaan alami dan urbanisasi.
Ini
diperkirakan bahwa penduduk Asia akan terus tumbuh selama beberapa waktu, yang
akan terus ketegangan sumber dayanya. Berdasarkan perkiraan saat ini, itu
memproyeksikan bahwa populasi nasional akan tumbuh di setiap negara Asia
kecuali Jepang dan Kazakhstan melalui beberapa negara. Termasuk Afghanistan,
Nepal dan Pakistan, akan berlipat ganda dalam populasi selama ini. Sementara
India, Vietnam, Malaysia dan negara-negara lain akan memperlihatkan tingkat pertumbuhan
yang sangat tinggi.Itu sebabnya pertumbuhan penduduk Asia berada pada tahap
sangat menghawatirkan.
2. Dinamika Penduduk Amerika
Jumlah
penduduk Amerika pada tahun 2006 menurut data dari CIA World Factbook adalah
298.444.215 jiwa. Tingkat pertumbuhan penduduknya adalah 0,91% per tahun.
Jumlah penduduk Amerika menempati urutan ke-3 di dunia. Tingkat kepadatan
penduduk di Amerika sangat tinggi. Hal ini karena semakin meningkatnya
perpindahan penduduk dari negara lain ke Amerika. Tingkat pendidikan di Amerika
sangat maju dan merata. Demikian pula sistem pendidikan yang diterapkan. Dari
total penduduk, 97%-nya sudah memiliki kemampuan baca dan tulis (melek huruf).
Amerika memiliki universitas-universitas yang mencetak para ahli dan ilmuwan
andal. Amerika menjadi tujuan para mahasiswa dari seluruh penjuru dunia.
Pemerintah
Amerika Serikat mengumumkan hasil sensus penduduk yang sudah digelar. Biro
Sensus AS mengungkapkan, populasi AS tumbuh 9,7 persen selama satu dasawarsa
terakhir, pertumbuhan paling lambat sejak era 1930-an. Kantor Berita NHK
melansir, hal ini menunjukkan populasi di Amerika Serikat per 1 April 2010
sekitar 308.750.000 jiwa. Direktur Sensus Robert Groves menjelaskan hasil
sementara temuan sensus bahwa, Amerika Selatan dan Amerika Barat mengalami
pertumbuhan populasi paling cepat selama satu dasawarsa terakhir. Namun,
seperti dilansir Kantor Berita Xinhua, populasi AS diperkirakan sudah sampai
300 juta jiwa sejak empat tahun yang lalu. Hanya saja, AS tidak pernah
memberitahu secara rinci dengan angka pasti jumlah penduduknya. Hasil sensus
sudah diawasi ketat, berfungsi sebagai dasar untuk redistribusi kursi Kongres
di antara negara-negara bagian. Data itu juga menolong dalam menentukan lebih
dari US$ 400 miliar dana federal yang dikucurkan untuk daerah, pemerintah
negara bagian dan lokal setiap tahunnya. Pendanaan ini termasuk dana untuk
sekolah, jalan, kesehatan dan program penting lainnya.
Gambar kepadatan penduduk Brasil
3. Dinamika Penduduk Eropa
Pada tahun
2007, diperkirakan jumlah penduduk Eropa mencapai 727.000.000 jiwa. Kepadatan
penduduk Eropa rata-rata 71 orang per km2. Laju pertumbuhan penduduk
Eropa sangat rendah bahkan kurang dari 1%, yaitu hanya 0,2% per tahun. Usia
harapan hidup penduduk Eropa adalah 75 tahun dan merupakan yang tertinggi di
antara benuabenua lainnya karena tingginya tingkat kesejahteraan.
Penduduk
Eropa sangat beragam, namun sebagian besar penduduknya termasuk keturunan induk
bangsa Kaukasoid yang terbagi menjadi beberapa suku bangsa. Berdasarkan ras dan
ciri fisiknya, penduduk Eropa dikelompokkan menjadi lima suku bangsa, yaitu
sebagai berikut.
a. Bangsa Nordik.
Ciri fisik
suku bangsa ini rambut pirang, mata biru, tengkorak panjang, dan muka sempit.
Mereka banyak tinggal di Eropa Barat dan Eropa Utara, yaitu Norwegia, Inggris,
Denmark, Belanda, Swedia, Belgia, dan Jerman bagian utara.
b. Bangsa Alpen
Ciri fisik
rambut hitam, mata hitam, tengkorak lebar, dan tidak terlalu tinggi. Suku
bangsa ini banyak terdapat di Eropa Tengah dan Eropa Selatan, yaitu Prancis,
Swiss, Polandia, Austria, dan Jerman bagian selatan.
c. Bangsa Mediteran
Ciri fisik
rambut hitam, mata hitam, badan dan tengkorak menyerupai bangsa Nordik,
terdapat di kawasan Eropa Selatan, yaitu Yunani, Italia, Portugis, dan Spanyol.
d. Bangsa Slavia
Ciri fisik
menyerupai bangsa Alpen. Mereka banyak tinggal di Eropa Timur yaitu Kroasia,
Bulgaria, Serbia, Montonegro, Ceko, Rusia, Ukraina, dan Slovakia.
e. Bangsa Dinarik
Ciri
rambut gelap banyak terdapat di Rumania.
gambar piramida penduduk inggris
Penduduk
Eropa menganut beragam agama. Agama dengan jumlah pemeluk terbanyak ialah
Katolik Roma yang pemeluknya tersebar di Prancis, Spanyol, Portugal, Italia,
Irlandia, Belgia, Jerman bagian selatan, dan Polandia. Kelompok terbesar kedua
ialah Kristen Protestan yang sebagian besarnya berada di negara-negara Eropa
Utara dan Eropa Tengah seperti Inggris, Skotlandia, Jerman bagian utara,
Belanda, dan negara-negara Skandinavia. Kelompok terbesar ketiga adalah pemeluk
Kristen Ortodoks yang umumnya tinggal di Rusia, Ukraina, Belarusia, Yunani,
Bulgaria, Rumania, serta Serbia dan Montenegro. Kemudian di hampir setiap
negara Eropa terdapat banyak komunitas pemeluk Yahudi dengan jumlah terbanyak
di Rusia. Agama Islam banyak dianut oleh penduduk Eropa Timur. Di Bosnia dan
Albania, Islam merupakan agama dengan jumlah pemeluk terbanyak, sedangkan di
negara Jerman, Prancis, dan Belanda, Islam menjadi agama dengan jumlah pemeluk
terbanyak kedua.
Kesejahteraan sumber daya manusia juga jadi pembeda negara maju serta negara berkembang. Mutu serta kesejahteraan ini berkenaan dengan tingkat kesehatan, pendidikan, kesadaran untuk hidup bersih, serta kecukupan gizi. Sumber daya manusia yang berkwalitas bakal menambah perubahan ekonomi negaranya untuk jadi negara
gambar penduduk di belanda
4. Dinamika Penduduk Afrika
Gambar penduduk Afrika
Sebagian
besar negara-negara di Afrika merupakan negara Agraris. Sekitar 60% penduduk
benua afrika bekerja disektor pertanian. Peternakan merupakan sektor pertanian
terbesar di Afrika Selatan, dengan populasi sekitar 13.eight-juta ternak dan
28,8-juta domba. Peternak saham mempertimbangkan hal keturunan yang baik
disesuaikan dengan kondisi iklim dan lingkungan yang berat. Afrika memiliki
barang tambang yang melimpah dengan hasil tambang utama antara lain intan
(98%), emas (60%), krom (35%), mangan (25%), dan tembaga (20%).
Ekspor
Afrika yang paling berharga adalah mineral dan minyak bumi . Beberapa negara
memiliki dan mengekspor sebagian besar sumber daya tersebut. Negara-negara
selatan memiliki cadabgan emas, berlian, dan tembaga yang besar.Sektor industri
berkembang pesat dengan adanya kekayaan minyak dan gas bumi yang dimiliki oleh
beberapa negara. Negara di Afrika yang industrinya telah berkembang adalah
Republik Afrika Selatan dan Mesir.
Jumlah
penduduk Benua Afrika pada tahun 2003 lebih kurang 861.000.000 jiwa dengan
kepadatan penduduk 28 per km2. Daerah yang sangat padat penduduknya adalah
Lembah Sungai Nil (Mesir).Di daerah plato Afrika bagian timur, seperti daerah
Rwanda, kepadatan penduduknya mencapai 319 per km2, angka itu sangat tinggi. Sebaliknya
daerah-daerah kering, seperti Gurun Sahara, Gurun Kalahari, dan Gurun Namib
hampir tidak berpenghuni. Afrika penuh dengan kontras tajam, baik dari segi
politik, ekonomi, maupun sosia lbudaya. Namun dibaliknya, Afrika menyimpan
beragam kekayaan alam yang melimpah. Dari kekayaan alam yang dimiliki nya ini
lah yang tak segan-segan menjadi taruhan banyak Negara yang banyak menyulut
konflik; baik itu yang berskala internal, antar Negara, dalam skala
regional/kawasan, maupun menyeret Negara-negara yang jauh dari Afrika.
Pada tahun
2007, diperkirakan jumlah penduduk Afrika mencapai 936.000.000 jiwa. Kepadatan
penduduk Afrika kurang lebih 31 orang per km2. Laju pertumbuhan penduduk Afrika
sangat tinggi, yaitu 2,5% per tahun. Angka kematian penduduk di Afrika
merupakan yang tertinggi di antara benua-benua lain karena banyak terjadinya
wabah penyakit dan peperangan.
Sebagian
besar penduduk Benua Afrika adalah keturunan negro yang berkulit hitam. Hal
inilah yang menyebabkan Benua Afrika mendapat julukan Benua Hitam. Bangsa Negro
di Afrika dikelompokkan menjadi dua golongan yaitu Negro Sudan dengan ciri
kulit hitam, bibir tebal, dan rambut keriting, golongan kedua adalah Negro
Bantu dengan ciri seperti Negro Sudan tetapi kulitnya lebih terang. Secara
garis besar penduduk Afrika digolongkan menjadi empat kelompok besar sebagai
berikut.
a. Ras Negro yang mendiami sebelah selatan
Gurun Sahara merupakan penduduk mayoritas. Ras negro ini terdiri atas beberapa
suku bangsa seperti Suku Masai, Suku Kikuyu, Suku Zulu, Suku Sudan, dan Suku
Bantu.
b. Ras Kaukasoid dari keturunan Arab yang
mendiami Afrika Utara. Ras ini terdapat di sepanjang pantai Laut Tengah dan
terdiri atas dua suku bangsa yaitu suku bangsa Semit dan suku bangsa Hamid.
c. Ras Kaukasoid dari keturunan Eropa dengan
kulit putih, keturunan Eropa ini jumlahnya sedikit dan banyak tinggal di Afrika
Selatan.
d. Suku pribumi merupakan penduduk asli
yang banyak tinggal di daerah-daerah pedalaman. Suku pribumi terdiri atas Suku
Pygmy di hutan Kongo, Suku Bushman di Gurun Kalahari, dan Suku Hottentot di
Afrika Selatan.
Bahasa
yang paling banyak digunakan di Afrika ialah bahasa Swahili sekaligus sebagai
bahasa pemersatu penduduk Afrika. Kemudian disusul oleh bahasa Arab yang
dipakai oleh hampir seluruh penduduk Afrika Utara.
Penduduk
Afrika menganut beragam agama. Di kawasan Afrika Barat dan Utara, Islam menjadi
agama yang dominan. Di kawasan Afrika Selatan, Kristen menempati posisi pertama
jumlah pemeluk agama di atas Islam dan sedikit Hindu. Di kawasan Afrika Tengah,
jumlah penganut terbanyak ialah kaum yang memiliki kepercayaan animisme di atas
jumlah pemeluk Islam. Adapun di kawasan Afrika Timur, penganut Islam dan
kepercayaan animisme hampir sama banyaknya. Agama lain yang dianut oleh
penduduk Afrika ialah sedikit Yahudi, dan Katolik Roma.
5. Dinamika Penduduk Australia
gambar sidney australia
Penduduk
asli Australia adalah suku Aborigin. Ciri-ciri penduduk Aborigin adalah
berkulit hitam, rambut keriting, bibir tebal, dan kelopak mata lurus.
Diperkirakan suku Aborigin telah menetap di Australia sejak 60.000 tahun lalu.
Jumlah penduduk Aborigin sangat kecil jika dibandingkan dengan para pendatang.
Pada tahun
1770 Kapten Cook menyatakan hak Kerajaan Inggris atas Benua Australia. Para
pendatang pertama Inggris tiba pada tanggal 26 Januari 1788. Mereka umumnya
adalah para tahanan yang dihukum atas kejahatan yang mereka lakukan, pelaut,
dan tentara. Orang-orang berdatangan dari seluruh pelosok dunia ke Australia
sampai tahun 1861 dan jumlah penduduknya mencapai 1.200.000 orang. Mereka
berdatangan untuk mencari emas yang pertama kali ditemukan pada tahun 1851.
Para pendatang tersebut juga berasal dari Cina.









Romyadi
BalasHapus