Jumat, 25 September 2020

Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang di Asia dan Benua Lainnya ( MATERI KELAS IX )





Interaksi antarruang dapat berupa pergerakan orang, barang, informasi dari daerah asal menuju daerah tujuan. Interaksi juga berarti suatu proses yang sifatnya timbal balik dan mempunyai pengaruh terhadap tingkah laku, baik melalui kontak langsung atau tidak langsung. Interaksi melalui kontak langsung terjadi ketika seseorang datang ke tempat tujuan. Interaksi tidak langsung terjadi melalui berbagai cara misalnya dengan membaca berita, melihat tayangan di televisi dan lain-lain. 

Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang di Asia dan Benua Lainnya 


Interaksi keruangan merupakan suatu kekhususan pada suatu wilayah misalnya dalam hal hasil dapat mendorong berbagai bentuk kerja sama dan saling tukar jasa dengan wilayah lain. Jadi, perbedaan wilayah mendorong interaksi yang berupa pertukaran manusianya (migrasi), barangnya (perniagaan), dan budayanya. Sehubungan itu lokasi yang sentral membawa banyak kemajuan, sebaliknya lokasi yang menyendiri mengakibatkan keterpencilan dan kemunduran. 

Interaksi antarruang dapat berupa pergerakan orang, barang, informasi dari daerah asal menuju daerah tujuan. Interaksi juga berarti suatu proses yang sifatnya timbal balik dan mempunyai pengaruh terhadap tingkah laku, baik melalui kontak langsung atau tidak langsung. Interaksi melalui kontak langsung terjadi ketika seseorang datang ke tempat tujuan. Interaksi tidak langsung terjadi melalui berbagai cara misalnya dengan membaca berita, melihat tayangan di televisi dan lain-lain. 

Interaksi dapat terjadi dalam bentuk perjalanan menuju tempat kerja, migrasi, perjalanan wisata, pemanfaatan fasilitas umum, pengiriman informasi atau modal, perdagangan internasional, dan lain-lain. Interaksi dalam bentuk pergerakan manusia disebut mobilitas penduduk, interaksi melalui perpindahan gagasan dan informasi disebut komunikasi, sedangkan interaksi melalui perpindahan barang atau energi disebut transportasi. Interaksi tersebut terjadi jika ongkos untuk melakukan interaksi antar daerah asal dan tujuan lebih rendah dari keuntungan yang diperoleh. Contohnya, seorang yang pergi tempat kerja karena penghasilannya mampu menutupi ongkos yang dikeluarkannya. 

Ada beberapa kondisi saling bergantung yang diperlukan untuk terjadinya interaksi keruangan yaitu saling melengkapi (complementarity), kesempatan antara (intervening opportunity) dan keadaan dapat diserahkan/dipindahkan (transferability). 

1. Pengaruh Perubahan dan Interaksi Ruang Antarnegara Terhadap Kehidupan Ekonomi 


Dalam hal perekonomian, adanya pengaruh interaksi antarnegara memberikan beberapa keuntungan dan kerugian. Interaksi ini terjadi akibat adanya perbedaan sumberdaya alam yang ada pada masing-masing negara di benua Asia. Saling distribusi menjadi kegiatan ekonomi yang menjembatani kekurangan sumber daya antara banyak negara. 

Para pemimpin negara-negara di benua Asia sepakat membentuk sebuah pasar tunggal dikawasan asia pada akhir 2015. Kesepakatan ini dilakukan agar daya saing meningkat serta bisa menyaingi Tiongkok dan india untuk menarik investasi asing. Penanaman modal asing di wilayah ini sangat dibutuhkan untuk memperluas lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan. Pasar tunggal ini disebut dengan istilah Masyarakat Ekonomi ASEAN ( MEA ). Secara bertahap, MEA membuka peluangsatu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke Negara-negara di Asia. Selain itu, akan dibentuk pasar tenaga kerja professional , seperti dokter, ahli keteknikan, guru , akuntan dan lain-lain. Bentuk interaksi ini akan membuka peluang tenaga kerja asing untuk mengisi berbagai jabatan serta profesi di Indonesia yang tertutup atau kekurangan sumber daya manusia. 

Kondisi tersebut menurut semua penduduk di Asia dapat bersaing untuk menjadi tenaga kerja di Negara-negara Asia. MEA membuka pasar dan lapangan kerja yang semakin bersaing sehingga berpengaruh terhadap penyiapan sumber daya manusia. Pendidikan yang berkualitas menjadi modal persaingan dalam menghasilkan lulusan yang mempunyai pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang terbuka berpikiran global. Kegiatan ekonomi berupa produksi, distribusi, dan konsumsi semakin meluas dan bersaing bebas antarnegara Asia. 

a. Potensi yang berada di Benua Asia 

Sumber daya alam di wilayah Asia sangat potensial terutama bidang pertania, perkebunan, dan kehutanan. Potensi besar yang terutama dipengaruhi oleh beberapa hal berikut. 

1) Banyak Lembah sungai yang subur, 

2) Banyak gunung api yang memberi dampak kesuburan tanah, 

3) Iklim tropis dengan dua musim bergantian dan sinar matahari sepanjang tahun. 

Hasil-hasil pertanian/perkebunan utama adalah padi (Terutama Thailand), kelapa sawit, kopi, teh, tembakau, rempah-rempah, buah-buahan, dan sebagainya.Hasil-hasil hutan meliputi berbagai jenis kayu, damar, terpentin, dan lain-lain. Selain pertanaian, sebagian besar wilayah Asia kaya akan bahan tambang. 

b. Potensi yang berada di Benua Australia 

Australia juga didukung oleh sumber daya alam yang potensial. Padang savana yang luas dimanfaatkan untuk pengembangan peternakan. Selain peternakan, pertanian juga turut dikembangkan melihat potensi Australia sebagai kategori giant size berdasarkan luas wilayah. Hal ini cukup membantu pada pasar ekspor Australia. 

Di sektor pariwisata, Australia memiliki banyak keuntungan. Keuntungan tersebut meliputi panorama alam yang indah yang terdiri atas gurun, pegunungan es, dan dunia bawah laut. Hal ini tentu menjadi aset pariwisata yang mendukung pemasukan devisa negara. Dari semua hal di atas, tentunya ditunjang oleh ekonomi yang kuat. 

Dengan kemajuan ekonomi, pendidikan, dan teknologi menjadikan posisi tawar atau bargaining position dari Australia menjadi kuat di dunia internasional. Hal itulah yang pada akhirnya mempengaruhi kedudukan politik internasional Australia yang mana bila negara lain ingin membuat kebijakan luar negerinya pasti akan terlebih dahulu melihat posisi Australia. 

c. Potensi yang berada di Benua Afrika 

Afrika cukup menarik secara ekonomi mengingat prediksi pertumbuhan ekonomi tahun 2011-2015, dari 10 negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, 7 di antaranya merupakan negara Afrika Sub-Sahara. Ketujuh Negara tersebut adalah : Ethiopia (8,1%), Mozambique (7,7%), Tanzania (7,2%), Kongo dan Ghana (7,0%), Zambia (6,9%) serta Nigeria (6,8%). Afrika juga merupakan penghasil mineral dunia, berupa : uranium (30% produksi dunia),bauksit (8% produksi dunia), kobalt (70% dunia), tembaga (9% dunia), emas (50% dunia), berlian (57% dunia) dan alumunium (4% produksi dunia). Kekayaan sumber alam di benua hitam itu juga sangat besar, meliputi emas, permata, uranium, besi, tembaga, dan lainnya. Sektor pertanian (food security) di sana, juga merupakan potensi pasar ekonomi dunia, imbuhnya. 

d. Potensi yang berada di Benua Eropa 

Benua Eropa memiliki potensi alam yang luar biasa. Dari potensi alam tersebut dapat menjadi sumber pariwisata dan menambah kunjungan wisatawan. Hal itu bisa menjadi penambahan masukan pendapatan bagi eropa. Keadaan alam Benua Eropa sangat kompleks.hal ini menyebabkan potensi alamnya bervariasi. Potensi alam di Benua Eropa yang sangat menonjol yaitu dalam bidang Pertanian,Pertambangan dan Perikanan. 

e. Potensi yang berada di Benua Amerika 

Potensi yang sangat baik dalam perkembangan dunia pariwisata, yang nantinya akan menarik banyak pengunjung setiap tahunnya. 

2. Pengaruh Perubahan dan Interaksi Ruang Antarnegara Terhadap Kehidupan Sosial 


Kehidupan sosial yang terjadi pada masyarakat sangatlah dinamis. Kondisi dan status sosial masyarakat dunia yang berbeda dan hidup berdampingan terkadang memunculkan pertentangan karena perbedaan kepentingan. Masalah-masalah kemanusiaan banyak terjadi akibat interaksi sosial yang masih dipengaruhi sekat-sekat kepentingan. 

Pada tahun 2015 contohnya, ribuan pengungsi warga Myanmar membanjiri negara-negara tetangga, yaitu Malaysia, Thailand, dan Indonesia dengan menggunakan perahu. Pengungsi ini kemudian dikenal sebagai manusia perahu. Dunia menghimbau Negara-negara anggotanya agar menerima untuk sementara para manusia perahu itu atas pertimbangan kemanusiaan. Migrasi ini berpengaruh terhadap dinamika jumlah kependudukan suatu Negara baik bagi yang mengungsi ataupun Negara tujuan pengungsian. Selain itu, menimbulkan interaksi sosial, seperti simpati dan empati antarpengungsi dan penduduk setempat didaerah pengungsian. 

3. Pengaruh Perubahan dan Interaksi Ruang Antarnegara Terhadap Kehidupan Budaya 

Kebudayaan adalah satu diantara 3 pilar utama kerjasama antar negara dalam proses mengarah ketujuan membangun komunitas pada tahun 2015. Konfensi ke enam menteri kebudayaan dan kesenian ASEAN di kota Hue, Vietnam dengan tema “ Meningkatkan peranan kebudayaan terhadap perkembangan yang berkesinambungan dari komunitas ASEAN” tanggal 19-20 April 2014, menegaskan tekat semua Negara ASEAN tentang satu komunitas bersama, visi bersama, dan jati diri bersama. 

Seiring dengan perjalanan selama 47 tahun, kerja sama budaya ASEAN telah mengalami perkembangan dan perubahan, yang menonjolkan kebudayaan sebagai factor yang penting bagi pembangunan komunitas ASEAN secara berkesinambungan. Banyak kegiatan hingga saat ini telah atau sedang dilaksanakan, misalnya membangun kota budaya ASEAN, perkemahan pemuda ASEAN, dan jaringan kota kuno ASEAN. Beberapa aktifitas lain yang dilakukan sebagai dampak pengaruh perubahan komitmen kebudayaan ASEAN antara lain sebagai berikut : 

a. Festifal Budaya ASEAN ( FBA ) 

Festifal Budaya ASEAN 2013 digelar dikota Purwakarta, Jawa Barat, tanggal 29 juni 2013. Kegiatan itu diikuti Sembilan Negara, yaitu Malaysia, Brunai Darussalam, Filipina, Thailand, Myanmar, Laos, Vietnam dan tuan rumah Indonesia. Festival ini merupakan ajang memperkenalkan kebudayaan kota dan kabupaten perwakarta ke masyarakat ASEAN, juga merupakan ajang mempertautkan dan memperkenalkan kebudayaan sesama Negara ASEAN. Bagi Indonesia, kegiatan ini merupakan salah satu cara memperoleh devisa dari sector pariwisata. 

b. Perkemahan Budaya Serumpun ASEAN 

Perkemahan budaya serumpun adalah kegiatan perkemahan budaya Negara-negara ASEAN yang diprakarsai tiga Negara, yaitu Indonesia-Malaysia-Brunai Darussalam. Kegiatan ini bertujuan menanamkan dan meningkatkan pemahaman penghayatan nilai-nilai budaya bangsa serumpun demi menciptakan ketahanan budaya. Perkemahan ini diarahkan pada pembinaan mental dan spiritual wawasan kebangsaan budaya, ilmu pengetahuan dan teknilogi, persaudaraan dan persahabatan, peningkatan keterampilan, dan olahraga, serta kepedulian terhadap masyarakat. 

Kegiatan ini sudah beberapa kali berlangsung : tahun 2010 di Sumbas, tahun 2012 di Makassar, dan yang akan datang pada tahun 2017 di kabupaten Siak. Kegiatan ini turut mendukung kelestarian dan peningkatan silaturahmi bangsa serumpun Indonesia-Malaysia-Brunai Darussalam, selain itu turut serta mewariskan dan menanamkan nilai-nilai budaya luhur kepada generasi muda, serta memperkuat komitmen terhadap suksesnya pendidikan , mendukung program kepariwisataan, khususnya dengan memperkenalkan budaya daerah sebagai daerah tujuan wisata terpilih dan spesifik. 

c. Industri Musik 

Musik merupakan salah satu hasil dari budaya. Saat ini, musik sudah menjadi salah satu cabang industry yang dinikmati oleh siapa pun dan dimanapun. Saat ini, jenis musiknya sangat beragam. Di Indonesia, salah satu musik khasnya adalah musik dangdut. Perkembangan industry musik sangat maju. Konser, festival musik, dan berbagai even lainnya menunjukkan hal tersebut. 



Mengomunikasikan 

Setelah mengetahhui beberapa bentuk kerjasama antar negara, sekarang presentasian di depan kelas dengan pendapat kalian mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga kerukunan kerjasama antar negara! 



4. Pengaruh Perubahan dan Interaksi Ruang Antarnegara Terhadap Kehidupan Politik 


Perubahan dan interaksi antarruang juga dapat berpengaruh terhadap kehidupan politik baik antarnegara maupun antarmasyarakat di dunia. Beberapa kasus yang menjadi sorotan antara lain: 

a. Sengketa Perbatasan Wilayah 

Masalah perbatasan wilayah telah menjadi persoalan di beberapa Negara, seperti kasus pulau natuna, kasus Sipadan dan Ligitan, kasus kepulauan spratly, dan kuil Preah Vihear dan pulau Pedra Branca. 

Kasus natuna diawali klaim sepihak oleh Tiongkok tahun 2009 melalui gambar Sembilan titik yang ditarik dari kepulauan Spratly di tengah laut Tiongkok Selatan, dan dengan cara itu mereka mengklaim pulau natuna sebagai wilayah zona ekonomi eksklusifnya. Pengaruh perubahan kebijakan Tiongkok tersebut dip rotes pemerintah Indonesia melalui Komisi Landas Kontinen PBB. Sampai saat ini, PBB belum memprotes tersebut. Tiongkok juga tidak pernah menyinggung isu itu, sehingga hubungan Beijing –jakarta relative tenang. Untuk mencegah agar potensi konflik tidak meluas, lebih dari 20 ribu porsenil TNI di kerahkan untuk menjaga perairan natuna, yang diperkirakan mengandung cadangan gas tersebut di Asia. 

Pulau Sipadan dan Ligitan yang seharusnya miliki Indonesia di klaim oleh Malaysia. Mahkamah internasional mengabulkan klaim Malaysia tersebut. Pengaruh putussan mahkamah internasional tersebut menjadi pelajaran agar lebih tertib dan tegas lagi dalam melakukan inventarisasi batas wilayah, terutama di pulau-pulau terluar. 

Saat ini, kepulauan spratly masih menjadi objek sengketa Negara Vietnam, Filipina, dan tiongkok. Thailand dan kamboja juga bersengketa terkait batas wilayah di kuil preah vihear. Kasus pulau Pedra Branca di klaim Malaysia, tetapi akhirnya kepemilikiannya jatuh kepada singapura. Sengketa perebutan wilayah yang mengklaim atau mengakui kepemilikan suatu wilayah tersebut terkadang menimbulkan konflik antarnegara, sehingga perbatasan wilayah sangat sensitive apabila terjadi sengketa. Negara-negara yagn bersengketa tersebut terus mengupayakan penyelesaian melalui cara diplomasi. 

b. Pekerja Migran 

Pesatnya laju globalisasi meningatkan jumlah pekerja migrant dari berbagai Negara. Banyaknya pekerja migrant ini memerlukan aturan perlindungan hak dan kewajiban yang selayaknya disepakati oleh Negara-negara asal dan Negara-negara tujuan. Beberapa kasus pekerja migrant yang menjadi perhatian antara lain kerja paksa tenaga kerja asing dengan biaya murah dan perdagangan pekerja rumah tangga migrant. 

Kasus tersebut harus menjadi perhatian tersendiri. Beberapa Negara menawarkan untuk menyusun peraturan terkait system rekrutmen, penempatan kerja, dan besaran upah yang diberikan. 

1) Penguatan kerangkakebijakan regional bagi perlindungan pekerja migrant. 

Fokusnya adalah bantuan teknis kepada kelompok kerja ASEAN tentang pekerja migrant, yang terdiri dari serikat pekerja, organisasi nonpemerintah, organisasi pekerja migrant dan akademisi, untuk melakukan advokasi, lobi, menyusun rancangan dan menyelenggarakan konsultasi regional dan nasional mengenai deklarasi ASEAN dan suatu instrument ASEAN yang bersifat mengikat bagi perlindungan tenaga kerja migrant, sebagaimana ditetapkan dalam mandat Rencana Aksi Vientience ASEAN. 

2) Penguatan aliansi regional bagi perlindungan pekerja rumah tangga ( Migran ) 

Fokusnya adalah mendukung jejaring nasional pekerja migrant dan pekerja rumah tangga migrant dalam membentuk aliansi pekerja rumah tangga Asia di tingkat regional ( Asian Domestic Workers Alliance/ADWA ) untuk mengatvokasi kesetaraan hak asasi manusia dan perlindungan ketenagakerjaan bagi pekerja rumah tangga di Asia. 

5. Pengaruh Perubahan dan Interaksi Ruang Antarnegara Terhadap Kehidupan Pendidikan 


Ketimpangan mutu pendidikan antarnegara menjadi satu kendala yang cukup berpengaruh. Misalnya dari 10 negara ASEAN, terdapat 7.446 perguruan tinggi dengan mutu pendidikan yang berbeda-beda. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam bidang pendidikan. 

Kualitas pendidikan dan lulusan yang kompeten mengubah paradigm pendidikan disetiap Negara. Objek pelajaran, metode pelajaran, dan guru yang kompeten menjadikan masyarakat.Pelajar akan mengakses informasi dan belajar untuk meningkatkan pendidikannya. 

Secara khusus menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN, Pemerintah Indonesia berupaya memberikan kesempatan kepada lembaga pendidikan melakukan reformasi menyeluruh dalam system pendidikan. Contohnya, miningkatkan mutu pendidikan bai bago dosen atau guru melalui proses sertifikasi, akreditasi, standarisasi pendidikan, peningkatan gaji dan kesejahteraan pendidikan, serta rekrutmen pendidik yang professional. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar